Membangun Budaya Mutu Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Di Satuan Pendidikan

Membangun Budaya Mutu Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Di Satuan Pendidikan

Oleh : Wartoni M.Pd.

Email : wartony15@yahoo.co.id

Staff Pemetaan Mutu dan Supervisi LPMP Banten

 

 

Abstrak

Pencapaian sekolah yang bermutu tentunya tidak lepas dari peran dan konstribusi berbagai pihak yang terlibat terutama seluruh warga sekolah seperti kepala sekolah, guru, staff dan seluruh siswa. Unsur-unsur tersebutlah yang akan menjadi pondasi utama dalam membangun budaya mutu melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Artikel ini ditulis dengan maksud untuk memberikan gambaran bagi pemangku kepentingan dan juga satuan pendidikan untuk membangun budaya  mutu sehingga dapat terbangunnya mutu yang baik sehingga terjadi adanya peningkatan mutu yang lebih baik si satuan pendidikan. Artikel ini ditulis dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode kajian pustaka. Dari hasil kajian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan budaya mutu dapat dikembangkan melalui sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dengan disertai adanya internalisasi nilai-nilai internal proccess oleh warga sekolah. Dengan demikian Satuan pendidikan yang menerapkan keseluruhan siklus dalam sistem penjaminan mutu secara mandiri dan berkesinambungan serta disertai dengan internalisasi nilai-nilai internal proccess dapat membangun budaya mutu di satuan pendidikan kearah yang lebih baik.

Key Word: SPMI, Internal Process, Budaya Mutu.

 

Artikel Selengkapnya